Fakta Menarik Perihal Asian Games ke-18 dan Tuan Rumahnya

Eksistensi venue asian games 2018 seolah menjadi sorotan dunia. Padahal kita sepatutnya merasa berbangga dengan eksistensi Jakabaring Bowling Center yang ialah bowling center terbaik di dunia hingga ketika ini, kita juga tak boleh melupakan kebaradaan venue lainnya yang sudah direnovasi dan menjadikan kesan yang berbeda malahan sebelum Asian Games dilangsungkan kompasiana.com/adindamutia/5c3c46fd677ffb38a811f7c5/mengintip-persiapan-venue-asian-games-2018-di-palembang.

Asian Games sudah lama menjadi jalan bagi negara-negara Asia untuk berjumpa dan merayakan olahraga. Tentu saja tak cuma sekadar pertemuan dan perayaan awam sebab mereka yang timbul sebagai jawara dengan berbangga dapat membawa pulang medali perunggu, perak, malahan emas. Itu juga Indonesia, seolah memiliki motivasi baru dengan terpilihnya Indonesia sebagai tuan rumah untuk Asian Games ke-18 tahun lalu, dengan berbangga para atlet menyajikan medali dengan sempurna sejumlah 98 medali.

Dalam Asian Games 2018 lalu, setiap-setiap negara partisipan tentu saja mengirim atlet-atlet terbaiknya sebagai perwakilan negaranya masing-masing. Ini ialah acara yang menyenangkan di mana para atlet akan bertanding untuk mewakili dan membela kehormatan negara mereka. Untuk tiap-tiap negara yang menjadi tuan rumah Asian Games, mereka lazimnya akan memberikan fasilitas terbaik mereka untuk negara-negara tetamu yang datang untuk tinggal selama perlombaan: Jakarta, Palembang dan kota-kota tuan rumah lainnya akan menyelenggarakan 462 acara olahraga, yang ialah jumlah terbesar kedua. momen dalam sejarah Asian Games. Ini cuma 14 acara lebih sedikit dari Guangzhou pada tahun 2010.

Sebagian cabang olahraga seperti pencak silat, wushu, paralayang, jujutsu, jetski dan e-sports dipersembahkan pada perayaan Asian Games sebagian bulan lalu. Hal hal yang demikian kemudia menambah daftar olahraga yang dilombakan pada kancah olahraga Asia hal yang demikian yang juga membuka peluang lain untuk berprestasi dengan mengandalkan atlet terbaik.

Maskot Asian Games 2018 merupakan Bhin Bhin (cenderawasih), Atung (rusa Bawean) dan Kaka (badak Jawa) mewakili taktik, kecepatan dan tenaga serta melambangkan kawasan Indonesia komponen Timur, Tengah dan Barat. Tiga maskot Asiang Games malahan menjadi kebangaan lain dari bagi Indonesia, terutamanya para atlet sebab para maskot hal yang demikian seolah menandakan negara Indonesia dengan metode yang unik dan berbeda.

Lebih dari 800 atlet Indonesia bersaing dalam kancah Asian Games untuk 40 cabang olahraga yang sudah berlomba dengan para atlet dari kurang lebih 44 negara yang mencontoh Asian Games. Atlet termuda berusia 16 tahun yang bernama Sanggoe Dharma Tanjung seolah mencuri perhatian. Ia belajar olahraga skateboard malah sebelum ia dapat membaca. Diusianya yang baru menginjak 13 tahun, ia telah menerima medali perunggu di KIA World Extreme Games di Shangai China.

Simpelnya, tiap hal yang terkait dengan Asian Games tahun lalu senantiasa menjadi hal yang menarik untuk didiskusikan dan tak jarang para atlet terlebih yang menerima medali di kancah Asian Games tiba-tiba dan malahan sering kali timbul di bermacam media.